09 April 2009

Gaya Luapan Kasih Sayang si Dia

Cara si dia meluapkan rasa sayangnya pada Anda jelas menyimpan makna terselubung. Dari situlah konon anda bisa kenali gaya bercumbu favoritnya.

He Strokes Your Head or Back
Pasangan yang gemar melayangkan sentuhan mesra pada tubuh Anda, memandang cinta dan sesi bercumbu sebagai kebutuhan yang saling melengkapi. Itu sebabnya memberi belaian sensual merupakan aksi sayang favoritnya. “Si dia rela luangkan waktunya demi memuaskan gairah Anda dan rajin mencoba teknik baru agar sesi bercumbu berjalan seru,” ujar Lilian Glass, PhD, pakar cinta asal AS.
Untuk bangkitkan hasratnya, ajak pasangan berlibur ke tempat romantis atau hidangkan menu makan malam super eksotis.

He Kissed Your Forehead
Sang romantis sejati! Tak hanya ia gemar membuai Anda dengan sesi makan malam yang intim (sambil ditemani cahaya lilin), si dia tak pernah lupa untuk menanyakan rutinitas Anda sehari-hari. “Tipe pria ini sangatlah mesra dan penuh perhatian,” jelas Glass. “Sayang si dia sedikit pasif, terutama saat bermesraan. Tenang, meski Anda yang ambil kendali, si dia sangat lihai mengikuti arahan Anda. Apalagi, kepuasan Anda adalah tujuan utama yang dicarinya.

He Gives You Big Hugs
Si pemeluk hangat ini adalah pria yang gemar mengambil inisiatif pertama dan selalu siap merawat serta melindungi Anda. “Ia tak gentar untuk jadi dewa penolong di kala Anda stres atau sekedar butuh teman curhat,” papar Glass.
Begitu pula di atas ranjang, si dia kerap mendominasi permainan dan menentukan posisi yang diinginkan. Tetapi Anda tak perlu gusar. Kepuasan Anda tetap jadi prioritas utamanya. Dengan cara itulah si dia betul-betul “merawat” Anda.

He Holds Your Hand
“Memegang erat tangan Anda adalah langkah paling sederhana agar si dia bisa merasa ‘dekat’ sekaligus menunjukkan pada dunia bahwa Anda adalah miliknya,” kata Glass. “Itu pertanda bahwa ia adalah tipe pria yang mengharapkan hubungan yang hangat dan serius (termasuk menikah dan punya keturunan bersama Anda).”
Dalam aksinya, si dia jelas mencari koneksi batin yang “dalam” dan penuh arti. Maka jangan heran jika ia tiba-tiba menatap mesra kedua mata Anda.

08 April 2009

Rumah Kita Yang Sesungguhnya part 7

Jangan kuatir akan berbagai hal terlalu banyak, pikirkan saja “beginilah seharusnya segala sesuatunya”. Ini adalah tugas Anda, kewajiban Anda. Saat ini, tidak ada yang dapat menolong Anda, tidak ada yang dapat dilakukan oleh keluarga dan apa yang Anda miliki untuk Anda. Semua yang dapat menolong Anda saat ini adalah kewaspadaan yang jernih.

Tidak ada tempat di dunia, dimana dapat ditemukan ketenangan yang sesungguhnya. Orang yang miskin tidak mempnyai ketenangan, dan demikian juga orang yang kaya, orang dewasa tidak mempunyai ketenangan dan demikian juga dengan anak-anak. Orang yang kurang pendidikan tidak mempunyai ketenangan, demikian juga dengan orang-orang yang berpendidikan tinggi. Tidak ada ketenangan di manapun, ini adalah sifat alami dari dunia. Mereka yang mempunyai sedikit harta benda akan menderita, demikian juga dengan yang mempunyai banyak harta benda. Anak-anak, orang dewasa, tua dan muda……. Semuanya menderita. Penderitaan menjadi tua, penderitaan menjadi orang muda, penderitaan menjadi orang kaya dan penderitaan menjadi orang miskin…… semuanya adalah bukan apapun melainkan penderitaan.

Ketika Anda sudah merenungkan semua dengan cara ini, Anda akan melihat aniccam, ketidakkekalan, dan dukkham, ketidakpuasan. Mengapa semuanya tidak kekal dan tidak memuaskan? Karena mereka anatta, tanpa aku.

Baik jasmani Anda yang terbaring sakit dan dalam keadaan kesakitan, maupun batin yang menyadari sakit dan rasa sakit dari jasmani, keduanya disebut dhamma. Yang tanpa bentuk, seperti pikiran, perasaan dan persepsi disebut namadhamma. Yang merasakan sakit dan rasa sakit disebut rupadhamma. Yang berupa materi adalah dhamma dan yang tanpa materi adalah dhamma. Jadi kita hidup dengan dhamma, di dalam dhamma dan kita adalah dhamma. Kenyataannya, tidak ada “diri” yang dapat ditemukan, hanya ada dhamma, yang secara terus menerus muncul dan lenyap sesuai dengan sifat alaminya. SEtiap waktu kita mengalami kelahiran dan kematian. Demikianlah jalan dari segala sesuatunya.

Bila kita mengingat Sang Buddha, betapa benarnya yang Beliau katakan, kita merasa betapa pantasnya Beliau untuk dipuja dan dihormati. Bila kita melihat kebenaran akan sesuatu, kita melihat ajaran Beliau, meskipun bila sesungguhnya kita belum pernah mempraktekkan Dhamma. Namun meskipun bila kita mempnyai pengetahuan akan ajaran, telah mempelajarinya dan mempraktekkannya, selama kita belum melihat kebenaran, kita masih belum memiliki rumah.

Harap prinsip ini dimengerti. Semua orang, semua makhluk hidup bersiap-siap untuk pergi. Ketika makhluk hidup telah menjalani hidup di dalam waktu tertentu, mereka harus pergi pada jalannya. Kaya, miskin, muda dan tua harus mengalami perubahan ini.

Ketika Anda menyadari demikianlah dunia ini, Anda akan merasa bahwa ini adalah tempat yang melelahkan. Ketika Anda melihat bahwa tidak ada yang nyata atau substansial yang dapat diandalkan, Anda akan merasa lelah dan ingin melepaskan diri dari hal tersebut. Ingin melepaskan diri bukan berarti Anda tidak suka, batin tetap jernih. Batin melihat bahwa tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengubah kondisi dari kejadian-kejadian ini, karena demikianlah dunia ini. Mengetahui dengan cara ini, Anda dapat melepas kemelekatan, melepas dengan batin yang bukan bahagia maupun bulan sedih, namun berdamai dengan kondisi-kondisi, dengan melihat sifat alami perubahan mereka dengan kebijaksanaan. Anicca vata sankhara-semua kondisi adalah tidak kekal.

Secara sederhana dapat dikatakan, ketidakkekalan adalah Buddha. Bila kita sungguh-sungguh melihat suatu kondisi yang tidak kekal, kita akan melihat bahwa hal itu tidak kekal. Hal tersebut kekal dalam arti segala sesuatu terkena perubahan-inilah yang tidak berubah. Ini adalah kekekalan yang dimiliki oleh makhluk hidup. Ada transformasi yang berkelanjutan, dari masa kanak-kanak sampai ke masa tua, dan hal tersebut sangat tidak kekal, kecenderungan untuk berubah itu adalah kekal dan pasti. Bila Anda melihatnya seperti ini, batin Anda akan tenang. Tidak hanya Anda yang harus melalui hal ini, semua orang juga melaluinya.

Bila Anda menganggap segala sesuatu di dalam cara ini, Anda akan melihatnya sebagai sesuatu yang melelahkan dan perasaan nibbida (perasaan jenuh akan keduniawian) akan muncul. Kesenangan Anda di dalam dunia kenikmatan akan lenyap. Anda akan melihat bahwa bila Anda memiliki banyak harta benda, Anda juga harus meninggalkan banyak harta benda. Bila Anda memiliki sedikit, Anda akan meninggalkan sedikit. Kekayaan hanyalah kekayaan, umur panjang hanyalah umur panjang……. Mereka tidaklah istimewa.

Apa yang penting adalah bahwa kita harus melakukan seperti yang telah diajarkan oleh Sang Buddha dan membangun rumah kita sendiri, membangunnya dengan metode yang telah saya jelaskan pada Anda. Bangun rumah Anda sendiri. Lepaskan. Lepaskan hingga batin mencapai ketenangan, dimana batin terbebas dari maju, terbebas dari mundur dan terbebas dari berhenti, diam. Kenikmatan bukanlah rumah Anda, rasa sakit bukanlah rumah Anda. Kenikmatan dan rasa sakit, keduanya berkurang dan lenyap.

Guru Agung melihat bahwa semua kondisi adalah tidak kekal dan Beliau mengajari kita untuk melepas kemelekatan kita kepada mereka. Ketika kita mencapai akhir dari hidup kira, kita toh tidak mempunyai pilihan, kita tidak dapat membawa apapun dengan kita. Jadi bukankah lebih baik meletakkan hal-hal tersebut sebelmnya? Mereka hanya merupakan beban yang berat untuk dibawa kemana-mana, mengapa tidak membuang beban itu sekarang? Mengapa repot-repot menyeret hal–hal ini kemana-mana? Lepaskan, bersantailah dan biarkan keluarga Anda merawat Anda.

Mereka yang merawat orang yang sakit, berkembang di dalam kebajikan dan moral yang baik. Pasien yang memberi kesempatan ini kepada orang lain, tidak seharusnya membuat keadaan menjadi sulit bagi mereka. Bila ada rasa sakit atau suatu masalah, beritahu mereka dan jaga agar batin berada dalam kondisi yang baik. Seseorang yang sedang merawat orang tua harus mengisi batinnya dengan kehangatan dan kebaikan dan tidak terjebak dalam rasa tidak suka. Ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk membalas hutang budi Anda pada mereka. Dari kelahiran Anda, melalui masa kecil, hingga dewasa, Anda bergantung pada orang tua Anda. Anda bisa berada di sini saat ini, karena ibu dan ayah Anda telah membantu Anda di dalam begitu banyak hal. Anda berhutang kepada mereka rasa terima kasih yang luar biasa.

Jadi pada hari ini, semua anak-anak dan keluarga Anda berkumpul bersama di sini, perhatiakan bagaimana ibu Anda telah menjadi anak Anda. Sebelumnya Anda adalah anaknya, sekarang dia menjadi anak Anda. Dia telah menjadi tua dan semakin tua, hingga dia telah kembali menjadi seorang anak. Ingatannya telah hilang, matanya tidak dapat melihat dengan baik dan telinganya tidak mendengar dengan baik. Kadang-kadang dia mengacaukan kata-katanya. Jangan biarkan hal tersebut membuatmu kesal. Anda yang merawat orang yang sakit harus mengetahui juga bagaimana melepas. Jangan melekat, biarkan dia mendapatkan yang diinginkannya. Ketika seorang anak kecil tidak patuh, kadang-kadang orang tua membiarkannya, hanya supaya dia tenang, membuatnya senang. Sekarang ibu Anda sama seperti anak kecil itu. Memori dan persepsinya kacau. Kadang-kadang dia salah menyebut nama Anda, atau menyuruh Anda untuk mengambilkan sebuah cangkir ketika apa yang diinginkannya adalah sebuah piring. Itu hal yang normal, jangan menjadi kesal karenanya.

Biarkan pasien memiliki di dalam batinnya kebaikan dari mereka yang merawatnya dan yang telah dengan sabar menahan perasaan sakit. Berusaha secara mental, jangan biarkan batin berserakan dan bingung, dan jangan membuat hal-hal menjadi sulit bagi mereka yang merawat Anda. Biarkan mereka yang merawat mengisi batin mereka dengan moral yang baik dan kebaikan. Jangan menjadi tidak suka pada sisi yang tidak menarik dari pekerjaan, membersihkan lender, air kencing dan kotoran. Usahakan yang terbaik. Setiap orang di dalam keluarga memberi bantuan.

Dia satu-satunya ibu yang Anda miliki. Dia memberi Anda kehidupan, dia telah menjadi guru Anda, dokter Anda dan perawat Anda, dia telah menjadi segalanya bagi Anda. Bahwa dia telah membesarkan Anda, membagi kekayaannya dengan Anda dan membuat Anda sebagai pewarisnya, adalah kebaikan yang besar dari orang tua. Itulah mengapa Sang Buddha mengajarkan moral yang baik dari kataññū dan katavedi, mengetahui hutang rasa terima kasih kita dan berusaha membayarnya. Kedua dhamma ini saling melengkapi. Bila orang tua Anda sedang membutuhkan, tidak sehat atau berada dalam kesulitan, maka kita melakukan semampu kita untuk menolong mereka. Ini adalah kataññū- katavedi, moral yang baik yang menopang dunia. Menghindarkan keluarga dari perpecahan dan membuatnya stabil dan harmonis.

Hari ini saya telah membawakan Anda pemberian Dhamma di dalam keadaan sakit ini. Saya tidak mempunyai barang materi yang dapat saya berikan pada Anda, yang kelihatannya sudah banyak terdapat di dalam rumah ini. Jadi saya memberi Anda Dhamma, sesuatu yang memiliki nilai yang bertahan lama, sesuatu yang Anda tidak akan pernah kehabisan. Setelah menerimanya, Anda dapat memberikannya kepada banyak orang, sebanyak yang Anda inginkan, dan tidak akan pernah habis. Itu adalah sifat alami dari Kebenaran. Saya berbahagia telah dapat memberi Anda pemberian Dhamma ini dan berharap akan memberi Anda kekuatan untuk menghadapi sakit Anda.

PAMSUKULA GĀTHĀ

Segala yang terbentuk tidak kekal adanya,
Bersifat timbul dan tenggelam;
Setelah timbul akan hancur dan lenyap.
Bahagia timbul setelah gelisah lenyap.

Semua makhluk akan mengalami kematian.
Mereka telah berkali-kali mengalami kematian, dan akan selalu demikian.
Begitu pula saya, pasti mengalami kematian juga.
Keragu-raguan tentang ini tidak ada dalam diriku.

PATTIDĀNA

Semoga jasa-jasa yang kulakukan
Kini atau di waktu yang lain
Melimpah kepada semua makhluk;
Tiada batas, tiada hingga;

Yakni kepada mereka yang kukasihi, yang berjasa,
Seperti ayah dan ibuku,
Kepada mereka yang kukenal atau pun yang tidak;
Dan kepada mereka yang bersikap netral atau bermusuhan.

Makhluk-makhluk yang berada di alam semesta
Di ketiga alam, keempat jenis kelahiran
Terdiri dari lima, satu ataupun empat gugusan pembentuk,
Yang mengembara di alam besar dan alam kecil;

Atas pelimpahan jasaku ini,
Semoga mereka yang mengetahui, turut bersukacita;
Bagi mereka yang tidak mengetahui,
Semoga para dewa memberitahukannya.

Berkat turut bersukacita
Atas jasa-jasa yang kulimpahkan ini,
Semoga semua makhluk senantiasa bebas dari kebencian
Serta hidup dalam kebahagiaan.
Semoga mereka mendapatkan jalan kedamaian.
Semoga cita-cita luhur mereka tercapai.

Sabbadanam dhammadanam jinati
Persembahan Dhamma melebihi persembahan apapun juga

Buku : RUMAH KITA YANG SESUNGGUHNYA

Buku ini dipersembahkan dengan penuh cinta kasih untuk mengenang kebajikan-kebajikan :

Kepada Yang Mulia :
Alm. Bhikkhu Girirakkhito Mahathera
Alm. Bhikkhu Sudhammo Mahathera
Alm. Bhikkhu Khemasarano Mahathera
Alm. Bhikkhu Gandako
Alm. Mochtar Rashid
Alm. Rev. Ryogen Furusho

Semoga dengan jasa kebajikan ini, Alm. Di alam kehidupan yang sekarang dan di kehidupan-kehidupan yang akan dating selalu mendapat ketenangan, kebahagiaan dan memiliki keyakinan pada Sang Buddha, Dhamma, dan Sangha serta pada akhirnya dapat mencapai kebebasan sejati, Nibbana.

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia

PABBATOPAMA GATHA

Bagaikan gunung cadas yang amat besar,
Puncaknya (tinggi) menjulang ke angkasa
Menggelinding berkeliling di keempat penjuru,
Menggilas segala yang menghalang;

Demikianlah kelapukan dan kematian
Mencengkeram semua makhluk hidup,
Apakah mereka kaum ksatria, brahmana, pedagang,
Pekerja, kaum terkucil atau pun kaum pembuang sampah.

Tidak seorang pun akan terhindar.
Kelapukan dan kematian menerjang semuanya,
Tidak terlawan oleh pasukan bergajah,
Pasukan berkereta maupun pasukan berjalan kak;
Tidak juga terlawan dengan kekuatan mantra,
Ataupun dengan pemberian harta kekayaan.

Sebab itulah ia yang bijaksana,
Setelah mengetahui manfaat kebajikan bagi diri sendiri;
Memperkuat keyakinannya
Kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha.

Siapa pun yang melaksanakan Dhamma dengan baik,
Baik melalui perbuatan, ucapan atau pun pikiran;
Saat hidup di dunia, ia dipuji para bijaksanawan
Bila kematian tiba, akan berbahagia di alam surga.

CATUTIROKUDDA GATHA

Orang yang mengenang budi yang mereka lakukan di waktu lampau bahwa, ‘Ia memberi ini kepadaku. Ia melakukan hal ini untukku. Ia adalah kerabatku, sahabatku, dan temanku,’ patut memberikan persembahan dana kepada mereka yang telah meninggal.

Tangisan, kesedihan, atau pun ratapan lainnya tidak perlu dilakukan. Karena tangisan dan sebagainya itu tiada guna bagi mereka yang telah meninggal. Demikianlah kebiasaan para sanak keluarga.

Persembahan yang telah dihaturkan ini, yang disajikan dengan baik kepada Sangha, akan segera bermanfaat bagi mendiang itu sepanjang waktu yang lama.

Kebajikan demi sanak keluarga ini telah Anda tunjukkan. Puja besar telah Anda lakukan demi para sanak keluarga yang telah tiada. Dan, kekuatan tubuh para bhikkhu pun telah Anda dukung. Dengan demikian, kebajikan yang tidak sedikit telah Anda upayakan.

07 April 2009

Perselingkuhan

Wanita pada umumnya senang jika mendapatkan perhatian berlimpah dari pasangannya. Namun, jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, tak jarang mereka tergoda dan berpaling ke lain hati. Alasan umum wanita berselingkuh adalah seks serta kurangnya perhatian dan kasih sayang. Ada juga yang sengaja mencari atau mendapatkan perhatian lebih dari laki-laki lain yang tengah dekat dengannya, misalnya rekan kerja yang ternyata menyimpan rasa lebih dari sekedar teman. Apalagi, jika pada saat itu sang wanitanya tak mendapatkan apa yang diinginkan dari pasangan. Maka, saat mengetahui rekan menaruh hati, peluang untuk selingkuh terbuka lebar.

Sementara, menurut Peggy Vaughan, penulis buku Monogamy Myth, menyatakan dasar selingkuh itu ada tiga faktor, yaitu eksternal, internal, dan kondisi sosial. Faktor eksternal disebabkan oleh adanya hal yang menarik dari kegiatan selingkuh itu sendiri, seperti penampilan fisik, kemapanan, kedudukan serta kekuasaan, dan perasaan seru dan tertantang dari aktivitas perselingkuhan. Kemudian, faktor kedua, yakni internal, misalnya dorongan untuk membalas dendam terhadap pasangan, dorongan untuk menunjukkan daya tarik, dan lain-lain. Faktor ketiga yaitu adanya kondisi sosial yang mendukung terjadi selingkuh, misalnya kantor kecil yang lembur terus dan sering bertemu. Kemudian, riwayat orang tua yang pernah selingkuh maupun sahabat yang berselingkuh bisa memancing diri untuk ikut-ikutan selingkuh.

Selingkuh itu Indah?
Vaughan memperkirakan sekitar 40% wanita dan 60% laki-laki pernah melakukan selingkuh selama kehidupan perkawinannya. Padahal, pada umumnya tidak ada yang memiliki keinginan untuk selingkuh, tapi terkadang kondisi memungkinkan atau malah memaksa diri untuk bercabang ke lain hati. Vaughan juga menambahkan bahwa tidak ada yang terhindar dari resiko berselingkuh, maka tak heran jika ada istilah selingkuh itu indah.

Lantas, apakah seseorang yang pernah berselingkuh bisa kembali setia? Hal ini kembali ke niatnya untuk taat pada komitmen yang dibuat bersama pasangan. Apalagi, jika perselingkuhan yang pernah dilakukannya malah merugikan diri sendiri. Misalnya, hanya dijadikan pelampiasan seks semata, sekedar cinta sesaat di kala kesepian, hanya dimanfaatkan secara materi. Ada juga orang yang berselingkuh karena punya gangguan kepribadian. Contohnya gangguan kepribadian narsistik alias terlalu cinta dan mengagungkan diri sendiri sehingga ia dengan mudahnya menebar pesona ke mana pun dan kapan pun ia mau, meski sudah memiliki pasangan. Sebuah pribadi unik dan susah untuk dikendalikan.

Dampak Negatif Perselingkuhan
• Banyajk biaya karena harus membiayai dua pihak, seperti biaya transpor kala bertemau sembunyi-sembunyi dengan selingkuhan dan biaya kencan (kan, tidak selalu selingkuhan yang membayari)
• Menghabiskan waktu kedua pihak, sehingga keakraban berkurang untuk pasangan resmi dan mengakibatkan perceraian. Jika sudah memiliki anak, akan berpengaruh ke anak-anak yang kurang perhatian dari ibu.
• Penyakit seksual menular, bayangkan saja pasangan selingkuh Anda baru dikenal dalam waktu yang tak lama, ternyata memiliki penyakit yang membahayakan seperti hepatitis, AIDS, dan penyakit seksual menular lainnya. Bukan tak mungkin Anda akan tertular dan menjangkiti pasangan tetap.
• Kekerang dalam rumah tangga. Kekerangasan fisik yang Anda alami karena emosi tak terkendali pasangan tetap yang mengetahui perselingkuhan Anda.

Tips Menghindari Perselingkuhan
1. Niat. Tetapkan hati untuk tidak mendua! Sedari awal menikah, niatkan dalam hati bahwa hanya dia yang Anda miliki. Camkan pula, bahwa pernikahan adalah sakral dan hanya dilakukan sekali dalam hidup.
2. Ingatlah Karma! Jika tidak ingin dikhianati oleh pasangan, maka jangan melakukannya. Berani berbuat, harus berani mengambil resiko. Ingatlah karma, jika Anda pernah berselingkuh, suatu hari entah kapan waktunya, semuanya bisa berbalik menimpa Anda. Jadi, sebaiknya jangan sekali-kali mencoa untuk berselingkuh, ingatlah karma!
3. Self-help. Bantuan bisa diperoleh dari membaca buku-buku, situs, dan majalah yang memuat artikel dan bisa dijadikan referensi maupun solusi berupa tips-tips untuk Anda agar terhindar dari perselingkuhan.
4. Fokus pada pasangan. Jangan membandingkan pasangan dengan yang lain. Lihat dan terima dia apa adanya! Kekurangan itu adalah hal yang wajar sebab manusia tidak ada yang sempurna.
5. Menjaga komitmen serta aturan yang telah dibuat berdua. Setelah berniat untuk setia, terapkan pula dalam keseharian bahwa Anda harus menerapkan kesetiaan. Jika ada masalah, sebaiknya lebih dahulu dibicarakan dengan pasangan. Jangan menganggap Anda sendirian, melainkan ada pasangan yang menjadi partner hidup Anda! Lantas bagi pribadi narsistik, sebaiknya buat komitmen dan aturan yang jelas dan tegas, sehingga mencegah terjadinya perselingkuhan.

04 April 2009

Bagaimana membuat Anda lebih bahagia tanpa obat?

Seperti yang diketahui setiap aktor, ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang menggambarkan setiap emosi dapat dipalsukan. Namun, respon emosi itu sendiri biasanya tidak dapat dikendalikan oleh orang yang mengalaminya. Tersulutnya emosi biasanya terjadi di bawah sadar meskipun banyak manifestasi lahiriah dari tersulutnya emosi tersebut dapat diubah secara sadar oleh korteks.
Ada bukti kuat bahwa orang dapat mengubah suasana hati dengan mengubah ekspresi wajah, postur, dan gaya mereka bergerak untuk mencerminkan emosi yang berbeda dengan yang sedang mereka rasakan. Jika orang lain merasa tertekan, misalnya, mereka bisa mencoba agar kelihatan dan bersikap seakan-akan mereka bahagia--hasilnya adalah bahwa mereka benar-benar 'merasa' lebih bahagia. Pola-pola otot dan aksi saraf yang menghasilkan ekspresi kebahagiaan, dalam contoh ini, juga memicu perubahan-perubahan neurologis lain yang dapat membantu seseorang merasa lebih bahagia dalam kenyataan.
Satu unsur ekspresi wajah yang merupakan peringatan bagi tersulutnya emosi sulit untuk dipalsukan, tetapi dapat dengan mudah diamati oleh orang lain. Penelitian mengenai mekanisme respon emosi yang dilakukan di Universitas Chicago pada 1960-an di bawah pengarahan Eckhard Hess mengungkapkan bahwa pupil gelap di pusat mata manusia menjadi lebih lebar jika minat orang tersebut tersulut. Seperti banyak gejala fisik lain dari tersulutnya emosi, termasuk yang bisa diukur dengan poligraf detektor-kebohongan--meningkatnya frekuensi denyut jantung, keluarnya keringat, suhu kulit, misalnya--perubahan dalam ukuran pupil tidak dapat dikendalikan secara sadar oleh seseorang.

Agar Kulit Mulus dan Segar

Untuk menjaga agar seluruh kulit tubuh tetap mulus, masing-masing bagian perlu mendapat perawatan khusus.

Bukan hanya kulit wajah yang perlu dirawat, kulit seluruh tubuh pun perlu ‘dimanja’. Apalagi masing-masing bagian tubuh memliki problem kulit yang spesifik, sehingga perawatannya pun berbeda. Secara umum, seminggu atau setidaknya dua minggu sekali, luangkan waktu untuk melakukan scrub pada seluruh tubuh.
Kegiatan ini perlu untuk meluruhkan sel-sel kulit mati. Dan setiap selesai mandi oleskan pelembab. Supaya pelembab bermanfaat ganda, campurkan dengan minyak vitamin E. Selain perawatan yang bersifat umum, Anda juga perlu melakukan perawatan khusus untuk masing-masing bagian tubuh, di antaranya :

DADA

Anda yang senang berolahraga dan memakai sport bra, harus ekstra memperhatikan bagian ini. Setelah berolahraga, tubuh biasanya berkeringat. Akibatnya, daerah sekitar dada akan menjadi lebih lembab. Sedangkan pemakaian sport bra yang terlalu ketat dapat menimbulkan bekas berupa garis tepat di bawah payudara. Hal ini juga kerap terjadi pada Anda yang memakai bra terlalu ketat atau berkawat. Keadaan lembab membuat jamur tumbuh pada daerah ini. Akibatnya kulit akan terasa gatal dan kurang nyaman.
Mengatasinya, gunakan masker berbahan lumpur dan tanah liat (biasa pada label tertulis kaolin atau bentonite). Masker ini dapat menutup pori-pori yang melebar, menyerap minyak, sekaligus mengangkat sel kulit mati.

TANGAN
Bagian ini memiliki sedikit kelenjar minyak dan sering terkena polusi lingkungan. Karena itu cenderung kering dan mengerut. Sering membasuh tangan dengan sabun juga akan membuat tangan semakin kering. Apalagi kalau Anda kerap mencuci pakaian atau piring tanpa sarung tangan.
Supaya tangan tetap lembut, oleskan petrolium jelly (minyak ter) yang dapat melembabkan tangan dengan menahan kelembaban tersebut di kulit. Atau gunakan masker yang terbuat dari lilin parafin.

KAKI
Kulit kaki tidak memiliki kelenjar minyak sebanyak wajah. Karena itu, kulit kaku lebih sering mengalami kekeringan. Bahkan bisa gatal-gatal, bersisik, dan kasar. Kulit kaki juga cenderung lebih sensitif.
Karena itu jagalah kaki selalu bersih dan kering. Setelah mencuci kaki, seka sela-sela kaki sampai kering, lalu oleskan pelembab.

BOKONG
Duduk-duduk setelah berolahraga dengan menggunakan pakaian senam yang ketat, dapat meningkatkan kelembaban di daerah bokong dan paha belakang. Apalagi kalau sehari-hari Anda banyak bekerja di belakang meja. Bokong dan paha belakang dapat berjerawat dan berkomedo.
Karena itu, rawatlah dengan menggunakan masker deep cleansing yang dapat memperkecil pori-pori kulit dan menyerap minyak. Bahan yang digunakan umumnya adalah tanah liat.