Dia terlalu antusias bicara soal kelebihannya
Anda Pikir: Dia membual.
Padahal Artinya: Bisa jadi dia menyukai Anda. Dengan mengungkapkan satu persatu kelebihannya, pria tersebut berpikir bisa mendapatkan perhatian Anda.
Dia benci pekerjaannya atau bosnya
Anda pikir: Dia pria yang malas.
Padahal Artinya: Si dia sedang merasa tak bahagia di kantornya.
Dia sering usil di kantor
Anda pikir: Dia tak dewasa.
Padahal Artinya: Ini menunjukkan dia tipe orang yang tak mau larut dalam suasana serius. Selain itu, dia pintar dalam bersosialisasi.
Dia terobsesi dengan karier
Anda Pikir: Dia seorang yang sukses.
Padahal Artinya: Bagi dia, hubungan adalah urutan kesekian dalam prioritasnya.
16 June 2009
15 June 2009
BEGINNER’S SECTION
1. Otot Perut
- Crunches
Berbaring, lutut tertekuk, telapak kaki menapak di lantai. Letakkan tangan di samping telinga. Gunakan otot abdominal utk mengangkat kepala & tubuh bagian atas. Tahan, perlahan turunkan.
- Leg Raises
Berbaring, kedua tangan memegang sisi bench. Kedua kaki lurus. Angkat kaki lurus ke atas. Tahan, perlahan turunkan.
- Sit Ups
Berbaring, lutut tertekuk, telapak kaki rata dgn lantai. Tekuk torso ke depan sampai tubuh bagian atas tegak lurus dgn lantai. Perlahan turunkan torso ke lantai.
- Twist
Berbaring, lutut tertekuk, telapak kaki menapak di lantai. Letakkan tangan di samping telinga. Gunakan otot abdominal utk mengangkat kepala & tubuh bagian atas ke arah samping kanan / kiri. Tahan, perlahan turunkan.
- Side to Side
Berdiri tegak, kedua tangan memegang dumbell. Gerakan badan ke samping kiri dan kanan.
2. Otot Dada
- Bench Press (Dumbell / Barbell)
Berbaring, bertumpu pd kaki.Pegang dumbbell/barbell scr overhand grip, tgn terentang selebar bahu, angkat barbell lurus ke atas. Perlahan turun ke arah dada. Tahan, dorong barbell ke atas.
- Incline Press (kepala di atas)
Berbaring pd bench (menaik, miring ke atas). Pegang dumbbell/barbell scr overhand grip, tgn terentang selebar bahu, angkat barbell lurus ke atas. Perlahan turun ke arah dada. Tahan, dorong barbell ke atas.
- Decline Press
Berbaring pd bench (menurun, miring ke bawah). Pegang dumbbell/barbell scr overhand grip, tgn terentang selebar bahu, angkat barbell lurus ke atas. Perlahan turun ke arah dada. Tahan, dorong barbell ke atas.
- Cable Crossover
Berdiri di antara 2 alat crossover, turunkan badan atas 45 derajat, punggung tegak.,masing2 tgn memegang alat, posisi telapak saling berhadapan. Tgn lurus sejajar bahu, tekuk siku sedikit. Tarik kedua tgn hingga bertemu. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
- Dumbell Pullover
Berbaring, kedua tangan memegang sebuah dumbbell di atas dada. Siku membentuk sudut 90 derajat. Turunkan beban ke belakang kepala perlahan hingga kedua lengan atas sejajar dgn lantai. Tahan, kembali posisi awal.
- Dumbbell Fly
Berbaring, pegang 2 bh dumbbell di atas dada dgn siku tertekuk sedikit. Perlahan turunkan dumbbell ke samping tubuh sampai lengan sejajar dgn lantai. Tahan, angkat kembali ke posisi awal.
- Bench Dips
Duduk di pinggir bench. Letakan tangan pd bench di samping pinggul. Kaki lurus ke depan, pantat & punggung tepat di depan bench. Turunkan pantat, tekuk siku hingga 90 derajat. Tahan, lalu angkat tubuh ke posisi awal.
3. Otot Biceps
- Barbell Curls
Berdiri, pegang barbell dgn kedua tangan scr overhand grip, biarkan kedua lengan menggantung. Gerakkan tangan dari ujung jari sampai siku. Angkat beban setingginya. Tahan, perlahan turunkan.
- Preacher Curls
Pegang EZ-bar scr underhand grip, genggaman selebar bahu, duduk, ketiak hrs tepat di atas tumpuan (pad). Ayunkan bar ke atas sampai siku 90 derajat. Tahan , kembali posisi awal.
- Cable Curls
Berdiri, pegang mesin dgn kedua tangan scr overhand grip, biarkan kedua lengan menggantung. Gerakkan tangan dari ujung jari sampai siku. Angkat beban setingginya. Tahan, perlahan turunkan.
- Concentration Curls
Berdiri di depan alat penahan. Salah satu tangan memegang dumbbell. Angkat dumbbell, tahan, perlahan turunkan.
- Hammer Curls
Berdiri, pegang 2 dumbell dgn posisi telapak tangan saling berhadapan, biarkan kedua lengan menggantung. Gerakkan tangan dari ujung jari sampai siku. Angkat beban setingginya. Tahan, perlahan turunkan.
4. Otot Paha
- Squats
Posisikan palang di bahu, pegang scr overhand grip. Kaki terentang selebar bahu, lutut tidak terkunci, punggung lurus, mata ke depan. Perlahan turunkan tubuh (spt duduk di kursi) sampai paha sejajar dgn lantai, tahan, kemudian kembali posisi awal.
- Leg Press
Duduk di atas mesin (1/2 berbaring), lekatkan kaki ke pendorong (arah atas). Dorong, lalu turunkan perlahan. Tahan, perlahan angkat kembali.
- Leg Curls
Berbaring tengkurap, susupkan kaki ke alat. Angkat kaki sampai pantat. Tahan, turunkan perlahan.
- Leg Extension
Duduk di atas mesin, susupkan kaki ke alat. Angkat kaki hingga paha sampai kaki lurus. Tahan, perlahan turunkan.
- Lunges
Berdiri dgn kaki kiri berada di depan kaki kanan sejauh mungkin. Badan tegak. Turunkan lutut kanan hingga betis sejajar lantai. Kembali ke posisi awal. Ganti dgn kaki sebelahnya.
- Plie with Pressback
Berdiri dgn kaki terbuka agar lebar (melebihi bahu), kedua telapak kaki menyudut keluar 45 derajat. Lutut jgn dikunci. Pegang 1 dumbell, posisi menggantung ke bawah di depan tubuh.Tekuk lutut, turunkan pinggul hingga paha sejajar dgn lantai. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
5. Otot Punggung
- Lat Pulldown
• Pegang alat pulldown posisi telapak menghadap tubuh. Tangan terentang selebar bahu. Tarik palang lurus ke arah dada. Tahan, lalu secara perlahan kembali ke posisi awal.
• Pegang alat pulldown secara overhand grip. Tangan terentang lebih dari bahu. Tarik palang lurus ke arah dada. Tahan, lalu secara perlahan kembali ke posisi awal.
• Pegang alat pulldown secara overhand grip. Tangan terentang lebih dari bahu. Tarik palang lurus ke arah punggung. Tahan, lalu secara perlahan kembali ke posisi awal.
- Bent Over Rows
Berdiri dgn kaki selebar bahu, tekuk lutut sedikit, condongkan tubuh 45 derajat, tgn memegang 2 dumbell lurus ke bawah. Tarik siku ke arah rusuk. Tahan, perlahan turunkan.
- Cable Rows
Duduk di depan mesin cable rows, pegang alat dgn telapak tgn saling menghadap. Kaki memanjang ke depan, punggung lurus. Tarik siku ke belakang sejauh mungkin. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
- Deadlift
Pegang barbell scr overhand grip, tangan terentang selebar bahu. Posisi squat, lalu berdiri. Tahan, perlahan turunkan barbell ke lantai (jongkok).
- Hyperextension
Susupkan kaki ke alat, badan telungkup. Turunkan tubuh hingga tegak lurus dgn lantai, kaki sejajar dgn lantai. Angkat badan hingga sejajar dgn kaki, tahan, perlahan turunkan tubuh kembali.
- One Arm Dumbell Rows
Tempatkan tangan & lutut kanan di atas bench. Kaki kiri menapak di lantai. Tgn kiri memegang dumbbell, posisi menggantung. Punggung lurus. Tarik beban ke atas (bukan ke belakang) sampai siku lebih tinggi dari punggung. Tahan, perlahan turunkan.
6. Otot Triceps
- Triceps Push Down
Berdiri di depan alat, pegang stang scr underhand grip. Tarik ke bawah hingga tangan lurus. Tahan, perlahan kembali ke posisi awal.
- Lying Triceps Extension
Berbaring, genggam sebuah dumbbell di tiap tangan, angkat kedua lengan shg beban berada di atas bahu. Kedua telapak tangan berhadapan. Tekuk kedua siku hingga beban berada dekat telinga. Tahan, kembali posisi awal.
- Triceps Kickback
Tempatkan tangan & lutut kanan di atas bench. Kaki kiri menapak di lantai. Tgn kiri memegang dumbbell, siku 90 derajat. Punggung lurus. Tarik beban ke belakang sampai tangan sejajar dengan lengan. Tahan, perlahan turunkan.
7. Otot Betis
- Standing Calf Raises
Posisikan 2 lempengan beban di depan kaki yg terentang selebar bahu. Angkat barbell ke bahu (bertumpu di tumit). Perlahan angkat tumit (bertumpu di ujung jari kaki). Tahan, perlahan kembali ke posisi awal.
- Seated Calf Raises
Duduk. Buka kali selebar bahu. Angkat tumit, tahan, turunkan perlahan.
8. Otot Forearms
- Wrist Curl
Genggam 2 dumbell dgn genggaman underhand grip sambil berlutut disamping bench dgn lengan rebah melintang pd bench & telapak tangan tergantung. Angkat telapak tangan kea rah lengan setinggi mungkin. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
- Hammer Wrist Curl
Genggam 2 dumbell. Kedua tangan saling berhadapan, sambil berlutut disamping bench dgn lengan rebah melintang pd bench & telapak tangan tergantung. Angkat telapak tangan ke arah lengan setinggi mungkin. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
9. Otot Bahu
- Dumbell / Barbell Press
Duduk, pegang sepasang dumbbell sejajar bahu, lengan ditekuk. Angkat beban lurus ke atas kepala, tahan, perlahan turunkan.
- Side Lateral
Berdiri, pegang sepasang dumbbell di samping tubuh, tgn slg berhadapan, lengan menggantung lurus ke bawah. Angkat beban sampai sejajar bahu. Tahan, perlahan turunkan.
- Front Lateral
Berdiri, pegang sepasang dumbbell scr underhand grip, lengan menggantung di depan tubuh lurus ke bawah. Angkat beban sampai sejajar bahu. Tahan, perlahan turunkan.
- Bent Over Lateral
Turunkan badan, punggung lurus sejajar lantai. Lutut ditekuk sedikit. Pegang sepasang dumbbell menggantung di depan tubuh, scr underhand grip. Angkat dumbbell ke arah belakang tubuh, hingga siku 90 derajat. Tahan, perlahan turunkan.
- Shoulder Press
Pegang barbell scr overhand grip, tgn terentang selebar bahu. Berdiri & pegang barbell pd posisi setinggi bahu. Dorong barbell lurus ke atas lewati kepala, condongkan kepala sedikit ke blk agar barbell tdk membentur dagu. Tahan, kembali ke posisi.
- Dumbell / Barbell Shrugs
Berdiri tegap. Pegang barbell dgn kedua tangan scr underhand grip, menggantung didepan tubuh. Angkat bahu, tahan, perlahan turunkan bahu.
- Crunches
Berbaring, lutut tertekuk, telapak kaki menapak di lantai. Letakkan tangan di samping telinga. Gunakan otot abdominal utk mengangkat kepala & tubuh bagian atas. Tahan, perlahan turunkan.
- Leg Raises
Berbaring, kedua tangan memegang sisi bench. Kedua kaki lurus. Angkat kaki lurus ke atas. Tahan, perlahan turunkan.
- Sit Ups
Berbaring, lutut tertekuk, telapak kaki rata dgn lantai. Tekuk torso ke depan sampai tubuh bagian atas tegak lurus dgn lantai. Perlahan turunkan torso ke lantai.
- Twist
Berbaring, lutut tertekuk, telapak kaki menapak di lantai. Letakkan tangan di samping telinga. Gunakan otot abdominal utk mengangkat kepala & tubuh bagian atas ke arah samping kanan / kiri. Tahan, perlahan turunkan.
- Side to Side
Berdiri tegak, kedua tangan memegang dumbell. Gerakan badan ke samping kiri dan kanan.
2. Otot Dada
- Bench Press (Dumbell / Barbell)
Berbaring, bertumpu pd kaki.Pegang dumbbell/barbell scr overhand grip, tgn terentang selebar bahu, angkat barbell lurus ke atas. Perlahan turun ke arah dada. Tahan, dorong barbell ke atas.
- Incline Press (kepala di atas)
Berbaring pd bench (menaik, miring ke atas). Pegang dumbbell/barbell scr overhand grip, tgn terentang selebar bahu, angkat barbell lurus ke atas. Perlahan turun ke arah dada. Tahan, dorong barbell ke atas.
- Decline Press
Berbaring pd bench (menurun, miring ke bawah). Pegang dumbbell/barbell scr overhand grip, tgn terentang selebar bahu, angkat barbell lurus ke atas. Perlahan turun ke arah dada. Tahan, dorong barbell ke atas.
- Cable Crossover
Berdiri di antara 2 alat crossover, turunkan badan atas 45 derajat, punggung tegak.,masing2 tgn memegang alat, posisi telapak saling berhadapan. Tgn lurus sejajar bahu, tekuk siku sedikit. Tarik kedua tgn hingga bertemu. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
- Dumbell Pullover
Berbaring, kedua tangan memegang sebuah dumbbell di atas dada. Siku membentuk sudut 90 derajat. Turunkan beban ke belakang kepala perlahan hingga kedua lengan atas sejajar dgn lantai. Tahan, kembali posisi awal.
- Dumbbell Fly
Berbaring, pegang 2 bh dumbbell di atas dada dgn siku tertekuk sedikit. Perlahan turunkan dumbbell ke samping tubuh sampai lengan sejajar dgn lantai. Tahan, angkat kembali ke posisi awal.
- Bench Dips
Duduk di pinggir bench. Letakan tangan pd bench di samping pinggul. Kaki lurus ke depan, pantat & punggung tepat di depan bench. Turunkan pantat, tekuk siku hingga 90 derajat. Tahan, lalu angkat tubuh ke posisi awal.
3. Otot Biceps
- Barbell Curls
Berdiri, pegang barbell dgn kedua tangan scr overhand grip, biarkan kedua lengan menggantung. Gerakkan tangan dari ujung jari sampai siku. Angkat beban setingginya. Tahan, perlahan turunkan.
- Preacher Curls
Pegang EZ-bar scr underhand grip, genggaman selebar bahu, duduk, ketiak hrs tepat di atas tumpuan (pad). Ayunkan bar ke atas sampai siku 90 derajat. Tahan , kembali posisi awal.
- Cable Curls
Berdiri, pegang mesin dgn kedua tangan scr overhand grip, biarkan kedua lengan menggantung. Gerakkan tangan dari ujung jari sampai siku. Angkat beban setingginya. Tahan, perlahan turunkan.
- Concentration Curls
Berdiri di depan alat penahan. Salah satu tangan memegang dumbbell. Angkat dumbbell, tahan, perlahan turunkan.
- Hammer Curls
Berdiri, pegang 2 dumbell dgn posisi telapak tangan saling berhadapan, biarkan kedua lengan menggantung. Gerakkan tangan dari ujung jari sampai siku. Angkat beban setingginya. Tahan, perlahan turunkan.
4. Otot Paha
- Squats
Posisikan palang di bahu, pegang scr overhand grip. Kaki terentang selebar bahu, lutut tidak terkunci, punggung lurus, mata ke depan. Perlahan turunkan tubuh (spt duduk di kursi) sampai paha sejajar dgn lantai, tahan, kemudian kembali posisi awal.
- Leg Press
Duduk di atas mesin (1/2 berbaring), lekatkan kaki ke pendorong (arah atas). Dorong, lalu turunkan perlahan. Tahan, perlahan angkat kembali.
- Leg Curls
Berbaring tengkurap, susupkan kaki ke alat. Angkat kaki sampai pantat. Tahan, turunkan perlahan.
- Leg Extension
Duduk di atas mesin, susupkan kaki ke alat. Angkat kaki hingga paha sampai kaki lurus. Tahan, perlahan turunkan.
- Lunges
Berdiri dgn kaki kiri berada di depan kaki kanan sejauh mungkin. Badan tegak. Turunkan lutut kanan hingga betis sejajar lantai. Kembali ke posisi awal. Ganti dgn kaki sebelahnya.
- Plie with Pressback
Berdiri dgn kaki terbuka agar lebar (melebihi bahu), kedua telapak kaki menyudut keluar 45 derajat. Lutut jgn dikunci. Pegang 1 dumbell, posisi menggantung ke bawah di depan tubuh.Tekuk lutut, turunkan pinggul hingga paha sejajar dgn lantai. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
5. Otot Punggung
- Lat Pulldown
• Pegang alat pulldown posisi telapak menghadap tubuh. Tangan terentang selebar bahu. Tarik palang lurus ke arah dada. Tahan, lalu secara perlahan kembali ke posisi awal.
• Pegang alat pulldown secara overhand grip. Tangan terentang lebih dari bahu. Tarik palang lurus ke arah dada. Tahan, lalu secara perlahan kembali ke posisi awal.
• Pegang alat pulldown secara overhand grip. Tangan terentang lebih dari bahu. Tarik palang lurus ke arah punggung. Tahan, lalu secara perlahan kembali ke posisi awal.
- Bent Over Rows
Berdiri dgn kaki selebar bahu, tekuk lutut sedikit, condongkan tubuh 45 derajat, tgn memegang 2 dumbell lurus ke bawah. Tarik siku ke arah rusuk. Tahan, perlahan turunkan.
- Cable Rows
Duduk di depan mesin cable rows, pegang alat dgn telapak tgn saling menghadap. Kaki memanjang ke depan, punggung lurus. Tarik siku ke belakang sejauh mungkin. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
- Deadlift
Pegang barbell scr overhand grip, tangan terentang selebar bahu. Posisi squat, lalu berdiri. Tahan, perlahan turunkan barbell ke lantai (jongkok).
- Hyperextension
Susupkan kaki ke alat, badan telungkup. Turunkan tubuh hingga tegak lurus dgn lantai, kaki sejajar dgn lantai. Angkat badan hingga sejajar dgn kaki, tahan, perlahan turunkan tubuh kembali.
- One Arm Dumbell Rows
Tempatkan tangan & lutut kanan di atas bench. Kaki kiri menapak di lantai. Tgn kiri memegang dumbbell, posisi menggantung. Punggung lurus. Tarik beban ke atas (bukan ke belakang) sampai siku lebih tinggi dari punggung. Tahan, perlahan turunkan.
6. Otot Triceps
- Triceps Push Down
Berdiri di depan alat, pegang stang scr underhand grip. Tarik ke bawah hingga tangan lurus. Tahan, perlahan kembali ke posisi awal.
- Lying Triceps Extension
Berbaring, genggam sebuah dumbbell di tiap tangan, angkat kedua lengan shg beban berada di atas bahu. Kedua telapak tangan berhadapan. Tekuk kedua siku hingga beban berada dekat telinga. Tahan, kembali posisi awal.
- Triceps Kickback
Tempatkan tangan & lutut kanan di atas bench. Kaki kiri menapak di lantai. Tgn kiri memegang dumbbell, siku 90 derajat. Punggung lurus. Tarik beban ke belakang sampai tangan sejajar dengan lengan. Tahan, perlahan turunkan.
7. Otot Betis
- Standing Calf Raises
Posisikan 2 lempengan beban di depan kaki yg terentang selebar bahu. Angkat barbell ke bahu (bertumpu di tumit). Perlahan angkat tumit (bertumpu di ujung jari kaki). Tahan, perlahan kembali ke posisi awal.
- Seated Calf Raises
Duduk. Buka kali selebar bahu. Angkat tumit, tahan, turunkan perlahan.
8. Otot Forearms
- Wrist Curl
Genggam 2 dumbell dgn genggaman underhand grip sambil berlutut disamping bench dgn lengan rebah melintang pd bench & telapak tangan tergantung. Angkat telapak tangan kea rah lengan setinggi mungkin. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
- Hammer Wrist Curl
Genggam 2 dumbell. Kedua tangan saling berhadapan, sambil berlutut disamping bench dgn lengan rebah melintang pd bench & telapak tangan tergantung. Angkat telapak tangan ke arah lengan setinggi mungkin. Tahan, perlahan kembali posisi awal.
9. Otot Bahu
- Dumbell / Barbell Press
Duduk, pegang sepasang dumbbell sejajar bahu, lengan ditekuk. Angkat beban lurus ke atas kepala, tahan, perlahan turunkan.
- Side Lateral
Berdiri, pegang sepasang dumbbell di samping tubuh, tgn slg berhadapan, lengan menggantung lurus ke bawah. Angkat beban sampai sejajar bahu. Tahan, perlahan turunkan.
- Front Lateral
Berdiri, pegang sepasang dumbbell scr underhand grip, lengan menggantung di depan tubuh lurus ke bawah. Angkat beban sampai sejajar bahu. Tahan, perlahan turunkan.
- Bent Over Lateral
Turunkan badan, punggung lurus sejajar lantai. Lutut ditekuk sedikit. Pegang sepasang dumbbell menggantung di depan tubuh, scr underhand grip. Angkat dumbbell ke arah belakang tubuh, hingga siku 90 derajat. Tahan, perlahan turunkan.
- Shoulder Press
Pegang barbell scr overhand grip, tgn terentang selebar bahu. Berdiri & pegang barbell pd posisi setinggi bahu. Dorong barbell lurus ke atas lewati kepala, condongkan kepala sedikit ke blk agar barbell tdk membentur dagu. Tahan, kembali ke posisi.
- Dumbell / Barbell Shrugs
Berdiri tegap. Pegang barbell dgn kedua tangan scr underhand grip, menggantung didepan tubuh. Angkat bahu, tahan, perlahan turunkan bahu.
14 June 2009
Fitness & Vegetarian
Vegan : vegetarian yg tidak makan hewan dalam bentuk apapun.
Ovo Vegetarian : makan telur, tapi tidak makan hewan dan dairy products (termasuk creatine, whey protein, dan MRP).
Lacto Vegetarian : makan dairy products, tapi tidak makan telur dan hewan.
Pesco Vegetarian : makan dairy products, telur, dan ikan, tapi tidak makan hewan.
Semi/Almost Vegetarian : makan dairy food, telur, unggas, dan ikan, tapi tidak makan daging merah.
Strength athlete, bukan binaragawan, sebaiknya memilih 0,7 s/d 1 gram protein/pound berat badannya. Protein penting bagi vegetarian untuk maintenance, mengganti jaringan sel tubuh yang rusak, pertumbuhan jaringan tubuh, sebagai bahan pembuat hormone yang mengatur metabolisme anda, mengatur keseimbangan cairan tubuh, melawan penyakit, mendistribusikan nutrisi keluar dan masuk sel, membawa oksigen dan mengatur kepekatan darah.
Kentang mengandung 11% protein, jeruk 8%, kedelai 26%, tahu 34%.
Menurut RDA (Recommended Dietary Allowance), kebutuhan protein manusia standar adalah 0,8 GR/hari/kg berat badan. Pasien dlm masa penyembuhan berkisar 20% dari total kalori pada dietnya, Wanita hamil & menyusui berkisar 1,1 gr/hari/kg berat badan. Atlit binaragawan berkisar 2-3 gr protein/hari/kg atau lebih. Atlit yg mengandalkan daya tahan (lari, renang, dll) berkisar 1,2 – 1,4 gr. Jadi, utk atlit termasuk binaragawan, kebutuhan protein berkisar 12 – 15% dari total diet vegetariannya. Jika atlit vegetarian ingin mempertahankan berat badan yg stabil, maka kebutuhan proteinnya adalah 15 – 20% dari total kalori dietnya, dan diet protein 1 – 1,5 gr/hari/kg. Kian besar kalori yg dibakar, kalori yg dibutuhkan makin besar, konsumsi protein pun makin besar. Binaragawan vegetarian disarankan memakai supplement protein. Binaragawan vegetarian tdk akan mencapai massa otot sebesar binaragawan yg tdk vegetarian, kecuali jika ia mengkonsumsi makanannya dlm porsi yg luar biasa besarnya. Jika binaragawan biasa mencukupi proteinnya hanya dgn 1 piring makan, maka utk seorang vegetarian membutuhkan 2 – 4 piring makanan.
Seorang vegetarian tdk dpt mencapai massa otot yg besar, tapi dalam keindahan otot, ia berpeluang utk mengalahkan binaragawan yg tdk vegetarian. Minimal diet 1800 kalori/hari. Jika anda berbobot 60 kg, suka olahraga, dan ingin mempertahankan berat badannya, maka kebutuhan makannya 2350 – 2600 kalori/hari. Jika ingin menambah massa otot, maka harus lebih tinggi kalorinya.
Ovo Vegetarian : makan telur, tapi tidak makan hewan dan dairy products (termasuk creatine, whey protein, dan MRP).
Lacto Vegetarian : makan dairy products, tapi tidak makan telur dan hewan.
Pesco Vegetarian : makan dairy products, telur, dan ikan, tapi tidak makan hewan.
Semi/Almost Vegetarian : makan dairy food, telur, unggas, dan ikan, tapi tidak makan daging merah.
Strength athlete, bukan binaragawan, sebaiknya memilih 0,7 s/d 1 gram protein/pound berat badannya. Protein penting bagi vegetarian untuk maintenance, mengganti jaringan sel tubuh yang rusak, pertumbuhan jaringan tubuh, sebagai bahan pembuat hormone yang mengatur metabolisme anda, mengatur keseimbangan cairan tubuh, melawan penyakit, mendistribusikan nutrisi keluar dan masuk sel, membawa oksigen dan mengatur kepekatan darah.
Kentang mengandung 11% protein, jeruk 8%, kedelai 26%, tahu 34%.
Menurut RDA (Recommended Dietary Allowance), kebutuhan protein manusia standar adalah 0,8 GR/hari/kg berat badan. Pasien dlm masa penyembuhan berkisar 20% dari total kalori pada dietnya, Wanita hamil & menyusui berkisar 1,1 gr/hari/kg berat badan. Atlit binaragawan berkisar 2-3 gr protein/hari/kg atau lebih. Atlit yg mengandalkan daya tahan (lari, renang, dll) berkisar 1,2 – 1,4 gr. Jadi, utk atlit termasuk binaragawan, kebutuhan protein berkisar 12 – 15% dari total diet vegetariannya. Jika atlit vegetarian ingin mempertahankan berat badan yg stabil, maka kebutuhan proteinnya adalah 15 – 20% dari total kalori dietnya, dan diet protein 1 – 1,5 gr/hari/kg. Kian besar kalori yg dibakar, kalori yg dibutuhkan makin besar, konsumsi protein pun makin besar. Binaragawan vegetarian disarankan memakai supplement protein. Binaragawan vegetarian tdk akan mencapai massa otot sebesar binaragawan yg tdk vegetarian, kecuali jika ia mengkonsumsi makanannya dlm porsi yg luar biasa besarnya. Jika binaragawan biasa mencukupi proteinnya hanya dgn 1 piring makan, maka utk seorang vegetarian membutuhkan 2 – 4 piring makanan.
Seorang vegetarian tdk dpt mencapai massa otot yg besar, tapi dalam keindahan otot, ia berpeluang utk mengalahkan binaragawan yg tdk vegetarian. Minimal diet 1800 kalori/hari. Jika anda berbobot 60 kg, suka olahraga, dan ingin mempertahankan berat badannya, maka kebutuhan makannya 2350 – 2600 kalori/hari. Jika ingin menambah massa otot, maka harus lebih tinggi kalorinya.
11 June 2009
Melawat ke Sub Seksi Neraka Tanah Kotoran Air Seni dan Tinja
Artikel ini sebenarnya saya sadur dari Buku Melawat Ke Alam Neraka, hasil terjemahan dari kitab “Ti Yi You Ci”. Dan saya persingkat, karena kitab ini sangat tebal. Saya hanya mengambil inti-intinya saja. Kitab ini dibuat atas titah Yang Maha Mulia Giok Hong Tai Tee (Kaisar Jade, Penguasa Tertinggi Centra Langit). Mungkin di antara para pembaca ada yang tidak percaya adanya hal ini. Tetapi saya hanya berharap Anda semua memikirkannya, agar kita tidak terperosok ke Alam Neraka, jika ternyata hal ini benar-benar ada. Saya hanya ingin membagi apa yang telah saya baca. Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada Team Penterjemah Ci Hua Thang, Yayasan Dharma Abadi Semarang. Kepada Para Buddha dan Bodhisatava, serta Para Dewa dan Roh Suci. Kitab ini berisi perjalanan Mediator Utama yang memegang Pena Sakral bernama Yang Sheng dengan dibimbing oleh Budha Hidup Ci Kung ke Alam Neraka.
Tujuan dari pembuatan kitab ini adalah untuk mengingatkan manusia akan keadaan neraka, agar manusia bisa mempunyai gambaran tentang tragisnya keadaan arwah berdosa di alam neraka, dan akhirnya menjadi sadar.
Semoga artikel ini berguna untuk kita semua. Saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam menyadur.
Babak ke 11
Melawat ke Sub Seksi Neraka Tanah Kotoran Air Seni dan Tinja
“Dalam suasana yang tenang, membuka kitab yang terbuat dari daun lontar (kitab suci kuno), Betapa bahagia rasanya di saat hati ini tak ada sedikitpun beban batin,
Sosok bunga teratai takkan dapat tercemari oleh kekotoran kemarakan duniawi,
Cita-cita para Dewa dan Buddha bertumpu pada terbebasnya dari perputaran roda tumimbal lahir.”
Kematian dan kelahiran adalah urusan terbesar bagi manusia. Namun manusia tetap takkan terhindar dari kematian dan kelahiran. Nabi Cuang Ce pernah bersabda : “Sebenarnya saya tak mau dilahirkan, tetapi tiba-tiba lahir juga ke dunia ini. Sebenarnya saya juga tak rela untuk mati, namun tak tahunya ajal tiba-tiba datang.” Dari ungkapan tadi terbukti: kelahiran dan kematian tidak dikuasai manusia, hanya saja karena manusia tiada mengerti perihal kelahiran dan kematian; tiada tahu dari mana asalnya ia lahir; dan jika mati ia harus pergi kemana, maka ia terbengong-bengong dalam ketidaktahuannya, dan pada akhirnya mau tak mau harus masuk dalam wilayah kekuasaan Yam Ong (Raja Neraka).
Ada sebuah ungkapan berbunyi: “Jika Yam Ong sudah mentakdirkan kematian seseorang jatuh pada waktu tengah malam, akan sulit baginya untuk bertahan hidup sampai subuh”. Beruntung kini telah menjumpai masa ‘Pelintasan Umum Tiga Alam’, jika umat di dunia bisa dengan mengenal Hakekat Kebenaran kembali pada sosoknya yang sejati, semuanya mau berlindung dalam Tao yang Agung dan Mulia, membina dirinya dan memupuk rohaninya, niscaya akan bisa melampaui kelahiran dan kematian, tidak lagi bertumimbal-lahir.
Dengan sendirinya umat di dunia sudah harus tahu untuk menyayangi kesempatan dilahirkan dengan memperoleh raga manusia, apalagi jika dilahirkan dalam wilaya “Tanah Central” (dataran tengah Tiongkok). Jika mulai saat ini, mau insaf dan mengerti membina, masih belum terlambat.
Tempat ini begitu bau, seperti bau kotoran manusia. Tempat ini adalah Sub Seksi Neraka Tanah Kotoran Air Seni dan Tinja, maka baunya tak sedap. Baunya kian pekat, mau bernapaspun susah. Dari dalam terdengar suara-suara jeritan yang memilukan serta kepala manusia terlihat timbul tenggelam dalam air dan kedua tangannya meronta-ronta seperti sedang berenang. Kolam yang besar ini tidak terlihat ujung pangkalnya seperti lautan saja. Di dalamnya ada pria dan wanita, ada yang tua dan ada yang muda, di dalam kolam tampak sedumpal-gumpal tinja yang berbaur dengan air seni, mereka timbul tenggelam sambil menjerit-jerit dengan mulut terbuka, maka tertelanlah kotoran tersebut, sungguh memuakkan. Semua pelacur di dunia fana, waktu masih hidup di dunia menjual badannya demi uang kotor; Atau orang yang suka menipu para wanita dari keluarga baik-baik lalu dijerumuskan ke lembah hitam (kompleks pelacuran) untuk menjual diri; Atau orang yang pekerjaan biasanya melakukan penyelundupan; Atau orang yang punya hobi suka menyantap menu “masakan janin manusia atau placenta janin” untuk Ciap Po (makanan bergizi untuk menguatkan badan); Atau semasa hidupnya tak mau bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerjanya suka merayu dengan kata-kata yang manis, lalu menipu harta kekayaan orang; Atau orang yang suka main perempuan, hidupnya larut dalam kesenangan melampiaskan nafsu; Atau orang yang jadi bodyguard, lalu terlibat dalam intrik saling menjatuhkan dalam dunia hitam; Atau orang yang mengadakan arisan uang lalu menilapnya; Atau pura-pura menyatakan bisnisnya jatuh gulung tikar lalu menyatakan pailit; Atau semasa jadi pejabat melakukan korupsi, minta komisi; Atau menjadi pemborong bangunan kemudian mengurangi kadar bahannya dan menyalahi besteknya. Karena semasa hidup jiwa-raganya kotor atau tercemar racun atau juga mulutnya tidak bersih, sesudah meninggal rohnya lalu terperosok masuk ke sini, biar dia merasakan rasanya macam ini, arwah yang masuk neraka ini merasakan penderitaannya yang luar biasa, setiap kali bernafas, yang dicium hanyalah bau air seni dan tinja, setiap kali membuka mulutnya akan kemasukan gumpalan tinja, perutnya lapar lagi haus, ingin makan tiada makanan, karena semasa hidup di dunia hanya makan makanan yang “kotor” untuk mempertahankan hidpnya, sehingga sesampainya di neraka mendapat balasan hukuman demikian. Inilah hukuman yang setimpal. Tinja berbaur dengan air seni, seperti lumpur hisap keadaannya, semakin berontak semakin tenggelam. Sebaiknya umat di dunia, mengerjakan pekerjaan apapun haruslah yang terang dan jujur, bisa dipertanggungjawabkan, jangan karena uang lalu menghalalkan segala cara, jika mencelakai orang dengan muslihat, atau menjalankan usaha yang tak patut dan tak pada tempatnya, setelah meninggal pasti akan melapor kemari. Kapan para roh berdosa ini boleh bebas? Ditentukan berdasarkan berat atau ringannya dosa, yang pasti minimal direndam sampai kulit dan dagingnya membusuk. Setelah bebas dari hukuman, baru diserahkan ke Astana lain untuk disidang lagi tentang dosa-dosanya yang lain.
Tujuan dari pembuatan kitab ini adalah untuk mengingatkan manusia akan keadaan neraka, agar manusia bisa mempunyai gambaran tentang tragisnya keadaan arwah berdosa di alam neraka, dan akhirnya menjadi sadar.
Semoga artikel ini berguna untuk kita semua. Saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam menyadur.
Babak ke 11
Melawat ke Sub Seksi Neraka Tanah Kotoran Air Seni dan Tinja
“Dalam suasana yang tenang, membuka kitab yang terbuat dari daun lontar (kitab suci kuno), Betapa bahagia rasanya di saat hati ini tak ada sedikitpun beban batin,
Sosok bunga teratai takkan dapat tercemari oleh kekotoran kemarakan duniawi,
Cita-cita para Dewa dan Buddha bertumpu pada terbebasnya dari perputaran roda tumimbal lahir.”
Kematian dan kelahiran adalah urusan terbesar bagi manusia. Namun manusia tetap takkan terhindar dari kematian dan kelahiran. Nabi Cuang Ce pernah bersabda : “Sebenarnya saya tak mau dilahirkan, tetapi tiba-tiba lahir juga ke dunia ini. Sebenarnya saya juga tak rela untuk mati, namun tak tahunya ajal tiba-tiba datang.” Dari ungkapan tadi terbukti: kelahiran dan kematian tidak dikuasai manusia, hanya saja karena manusia tiada mengerti perihal kelahiran dan kematian; tiada tahu dari mana asalnya ia lahir; dan jika mati ia harus pergi kemana, maka ia terbengong-bengong dalam ketidaktahuannya, dan pada akhirnya mau tak mau harus masuk dalam wilayah kekuasaan Yam Ong (Raja Neraka).
Ada sebuah ungkapan berbunyi: “Jika Yam Ong sudah mentakdirkan kematian seseorang jatuh pada waktu tengah malam, akan sulit baginya untuk bertahan hidup sampai subuh”. Beruntung kini telah menjumpai masa ‘Pelintasan Umum Tiga Alam’, jika umat di dunia bisa dengan mengenal Hakekat Kebenaran kembali pada sosoknya yang sejati, semuanya mau berlindung dalam Tao yang Agung dan Mulia, membina dirinya dan memupuk rohaninya, niscaya akan bisa melampaui kelahiran dan kematian, tidak lagi bertumimbal-lahir.
Dengan sendirinya umat di dunia sudah harus tahu untuk menyayangi kesempatan dilahirkan dengan memperoleh raga manusia, apalagi jika dilahirkan dalam wilaya “Tanah Central” (dataran tengah Tiongkok). Jika mulai saat ini, mau insaf dan mengerti membina, masih belum terlambat.
Tempat ini begitu bau, seperti bau kotoran manusia. Tempat ini adalah Sub Seksi Neraka Tanah Kotoran Air Seni dan Tinja, maka baunya tak sedap. Baunya kian pekat, mau bernapaspun susah. Dari dalam terdengar suara-suara jeritan yang memilukan serta kepala manusia terlihat timbul tenggelam dalam air dan kedua tangannya meronta-ronta seperti sedang berenang. Kolam yang besar ini tidak terlihat ujung pangkalnya seperti lautan saja. Di dalamnya ada pria dan wanita, ada yang tua dan ada yang muda, di dalam kolam tampak sedumpal-gumpal tinja yang berbaur dengan air seni, mereka timbul tenggelam sambil menjerit-jerit dengan mulut terbuka, maka tertelanlah kotoran tersebut, sungguh memuakkan. Semua pelacur di dunia fana, waktu masih hidup di dunia menjual badannya demi uang kotor; Atau orang yang suka menipu para wanita dari keluarga baik-baik lalu dijerumuskan ke lembah hitam (kompleks pelacuran) untuk menjual diri; Atau orang yang pekerjaan biasanya melakukan penyelundupan; Atau orang yang punya hobi suka menyantap menu “masakan janin manusia atau placenta janin” untuk Ciap Po (makanan bergizi untuk menguatkan badan); Atau semasa hidupnya tak mau bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerjanya suka merayu dengan kata-kata yang manis, lalu menipu harta kekayaan orang; Atau orang yang suka main perempuan, hidupnya larut dalam kesenangan melampiaskan nafsu; Atau orang yang jadi bodyguard, lalu terlibat dalam intrik saling menjatuhkan dalam dunia hitam; Atau orang yang mengadakan arisan uang lalu menilapnya; Atau pura-pura menyatakan bisnisnya jatuh gulung tikar lalu menyatakan pailit; Atau semasa jadi pejabat melakukan korupsi, minta komisi; Atau menjadi pemborong bangunan kemudian mengurangi kadar bahannya dan menyalahi besteknya. Karena semasa hidup jiwa-raganya kotor atau tercemar racun atau juga mulutnya tidak bersih, sesudah meninggal rohnya lalu terperosok masuk ke sini, biar dia merasakan rasanya macam ini, arwah yang masuk neraka ini merasakan penderitaannya yang luar biasa, setiap kali bernafas, yang dicium hanyalah bau air seni dan tinja, setiap kali membuka mulutnya akan kemasukan gumpalan tinja, perutnya lapar lagi haus, ingin makan tiada makanan, karena semasa hidup di dunia hanya makan makanan yang “kotor” untuk mempertahankan hidpnya, sehingga sesampainya di neraka mendapat balasan hukuman demikian. Inilah hukuman yang setimpal. Tinja berbaur dengan air seni, seperti lumpur hisap keadaannya, semakin berontak semakin tenggelam. Sebaiknya umat di dunia, mengerjakan pekerjaan apapun haruslah yang terang dan jujur, bisa dipertanggungjawabkan, jangan karena uang lalu menghalalkan segala cara, jika mencelakai orang dengan muslihat, atau menjalankan usaha yang tak patut dan tak pada tempatnya, setelah meninggal pasti akan melapor kemari. Kapan para roh berdosa ini boleh bebas? Ditentukan berdasarkan berat atau ringannya dosa, yang pasti minimal direndam sampai kulit dan dagingnya membusuk. Setelah bebas dari hukuman, baru diserahkan ke Astana lain untuk disidang lagi tentang dosa-dosanya yang lain.
10 June 2009
Melawat ke Astana Kedua Berbincang Dengan Raja Chu Ciang dan Meninjau Tempat Berceramah
Artikel ini sebenarnya saya sadur dari Buku Melawat Ke Alam Neraka, hasil terjemahan dari kitab “Ti Yi You Ci”. Dan saya persingkat, karena kitab ini sangat tebal. Saya hanya mengambil inti-intinya saja. Kitab ini dibuat atas titah Yang Maha Mulia Giok Hong Tai Tee (Kaisar Jade, Penguasa Tertinggi Centra Langit). Mungkin di antara para pembaca ada yang tidak percaya adanya hal ini. Tetapi saya hanya berharap Anda semua memikirkannya, agar kita tidak terperosok ke Alam Neraka, jika ternyata hal ini benar-benar ada. Saya hanya ingin membagi apa yang telah saya baca. Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada Team Penterjemah Ci Hua Thang, Yayasan Dharma Abadi Semarang. Kepada Para Buddha dan Bodhisatava, serta Para Dewa dan Roh Suci. Kitab ini berisi perjalanan Mediator Utama yang memegang Pena Sakral bernama Yang Sheng dengan dibimbing oleh Budha Hidup Ci Kung ke Alam Neraka.
Tujuan dari pembuatan kitab ini adalah untuk mengingatkan manusia akan keadaan neraka, agar manusia bisa mempunyai gambaran tentang tragisnya keadaan arwah berdosa di alam neraka, dan akhirnya menjadi sadar.
Semoga artikel ini berguna untuk kita semua. Saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam menyadur.
Babak ke 10
Melawat ke Astana Kedua Berbincang Dengan Raja Chu Ciang dan Meninjau Tempat Berceramah
“Di masa Pelintasan Umum tiga alam yang meliputi para Dewa dan Malaikat, uamt manusia serta para arwah di Neraka,
Bersamaan itu perlengkapan mekanik di Alam Nerakapun diperbarui,
Biarpun di dunia banyak kamar-kamar gelap untuk melakukan segala sesuatu yang tak patut dan tak berkenan,
Tetap takkan luput dari pantauan mata Malaikan Peronda Malam.”
Terlihat massa berduyun-duyun, si Kepala Sapi dan Tampang Kuda masing-masing mengawal arwah masuk ke tempat itu. Ini adalah “Astana Kedua”. Di depan sudah datang sebaris orang. Di tengah tampak seorang yang badannya tegap-gagah, berpakaian jubah klasik, seperti pakaian yang dikenakan pada rupang Dewa yang dipuja di altar Vihara, dan memantulkan sinar kerlap-kerlip! Tampak penuh wibawa! Di sekelilingnya seperti ada para Perwira yang mengawal! Dia adalah Chu Ciang Wang (Raja Neraka Chu Ciang) dari Astana Kedua. Astana Kedua ini boleh dikatakan tempat yang secara resmi mulai menggunakan hukuman di antara ke sepuluh Astana. Arwah-arwah yang diserahkan kemari dari Astana Pertama, rata-rata amal dan dosanya sudah terungkap jelas. Namun masih ada sebagian arwah berdosa yang sifatnya bandel, dengan kelicikannya memungkiri perbuatannya, karena semasa hidup tabiat seperti itu sudah menjadi kebiasaan, maka meski saat di Neraka sudah ditelanjangi borok-boroknya, tetap saja tak mau insaf, padahal sudah tahu kesalahannya.
Karena itu sesampainya di Astana ini, akan dibukakan terlebih dulu Buku Catatan Neraka arwah tersebut, mencocokkan dosa-dosa yang pernah ia langgar, satu persatu diungkapkan dengan jelas. Apabila eksekusi hukumannya ada di bawah wewenang Astana ini, kana akan segera diputus perkaranya dan dihukum masuk ke dalam enam belas sub seksi Neraka atau sub seksi Neraka lainnya yang baru didirikan untuk menerima hukuman di sana.
Karena keadaan di dunia kian modern, maka berbagai macam penjara di Alam Neraka juga bertambah banyak, seperti bunyi sebuah ungkapana: “Sebagaimana situasi-masanya berubah, begitu pula Hukum ikut berubah”. Banyak sekali pasal-pasal hukum di Neraka yang mengalami perubahan dengan penambahan pasal-pasal baru atau penghapusan pasal-pasal lama, semuanya disesuaikan dengan perubahan situasi masa di dunia, untuk menghukum orang yang berani melanggar hukum. Hakekat Perubahan Bilangan (dalam ilmu I Cing/Pat Kwa), akan berdampak terjadinya materialisasi (dari yang tak berbentuk menjadi berbentuk) di Alam Wadag (dunia), dan terbentuknya perlambangan di Alam Astral (Langit). Setiap terjadi perubahan pemandangan dan fisik di bumi, maka baik di Surga maupun di Neraka akan langsung tampak proyeksinya. Oleh karena itu, setiap tindak tanduk dan gerak-gerik yang dilakukan oleh umat di dunia, dan keberadaan sehelai rumput atau sebatang pohon di dunia, di atas langit sana (Alam Astral), tampak bagai sebuah cermin besar, segera terpantulkan, sedangkan di Alam Kuasa Neraka, akan mendapat pantulan dari Cermin Alam Astral, hasil penampakannya juga sama tajam dan jelas.
Janganlah mengira, dengan tercapainya kemajuan sains dan teknologi keberadaan roh halus (seperti setan misalnya) dan Malaikat dapat dilenyapkan. Umat di dunia berupaya hendak mengatasi sesuatu yang Metafisik keberadaannya (hal-hal yang non fisik atau tidak kelihatan) dengan ilmu Fisika (alam yang berwujud). Tetapi siapa yang menyangka, yang terjadi justru sebaliknya, yaitu sebenarnya dunia Metafisikalah yang mendominasi dunia Fisika (alam yang berwujud)! Sebenarnya para Buddha, Dewa, Malaikat dan roh halus di alam Metafisik (alam tak tampak, tak kasat mata) yang berperan aktif, manusia di alam Fisik hanya akan menjadi pasif.
Arwah-arwah yang di depan ruang Astana, ada yang kepalanya dipasung dan tangannya diborgol rantai besi, kelihatannya lebih kasihan dibandingkan terhukum didunia. Yam Ong membuka sidang, memukul meja dan membentak seperti orang desa yang memarahi kerbau. Di tempat ini banyak orang yang berkumpul namun semua diam tidak bersuara. Sekarang sedang bertepatan masanya Pelintasan Tiga Alam, maka Ti Cang Wang Bu Sa ( Tee Cong Ong Po Sat) menyediakan tempat untuk berkhotbah di setiap Astana. Setiap arwah berdosa yang ada di Neraka jika masih memiliki bakat kebaikan atau saat menjalani hukuman menunjukkan prilaku yang baik, diberi kesempatan datang ke Balai Mimbar Ceramah secara bergiliran untuk mendengarkan ceramah para Buddha dan Dewa. Itulah sebabnya mereka berjalan dengan hati-hati dan tidak beranni bersuara. Ternyata di dalam Neraka juga diadakan khotbah untuk menyadarkan serta menolong roh-roh yang berdosa supaya cepat insaf. Sungguh welas asih dan mulia hati para Buddha dan Dewa, tidak kenal susah payah turun ke dunia dan Neraka untuk menolong umat di dunia dan arwah-arwah di Neraka.
Di atas pintu besar ada sebuah papan nama yang tertulis “Balai Sidang Ceramah Astana Pertama”. Setiap arwah yang mau masuk harus mampir ke sebuah pos kecil yang layaknya pos keamanan di pabrik untuk melaporkan diri, baru kemudian masuk ke dalam. Itu tempat tinggal Perwira Penjaga Pintu. Tugasnya mengawasi arwah-arwah yang keluar masuk, jika tak memegang kartu rekomendasi untuk ikut mendengarkan ceramah dari sub seksi Neraka masing-masing, takkan diperbolehkan masuk. Sekarang waktunya Kwan Se Im Po Sat dari Laut Selatan tiba kemari. Kwan Im Po Sat sudah naik ke mimbar siap berceramah, kursi-kursi di dalam kelas seperti kursi yang terdapat di kelas-kelas sekolah yang ada di dunia. Kurang lebih ada dua ribu orang, mereka semua tampak tersenyum dan Kwan Im Po Sat berdiri di atas mimbar dengan teratai di bawahnya, pakaiannya serba putih dan memercikan air suci dalam botol dengan mempergunakan daun Liu. Hujan Dharma untuk dinikmati bersama, embun suci ditebar pula, yang berjodoh akan mendapat pertolongan. Ini menandakan Tuhan berhati welas asih, tidak membedakan asalnya makhluk yang terbagi dalam empat bentuk penitisan dan enam jalur kelahiran. Jika mau insaf, memperbaiki kesalahan, semuanya akan mendapat kesempatan naik ke atas bahtera suci untuk ditolong, itulah cita-cita mulia Kwan Im Po Sat.
Sekarang ceramah dimulai: “Manusia sejak dahulu kala, lahir dan mati silih berganti (bertumimbal lahir terus), meski badan raganya mengalami kematian, namun rohnya tidak binasa. Kini kalian datang dengan wujud roh ke Alam Baka, belum bisa menghayati kepalsuan badan ini, sebenarnya hanya jiwa nuraniah (pencerahan) saja yang sejati. Masing-masing masih belum bisa melepaskan ikatan cinta, rasa benci dan dengki, seharusnya menyadari bahwasanya segala sesuatu yang terdapat di dunia layaknya dalam mimpi, kedekatan hubungan di antara keluarga atau famili terjadi karena “Hukum Sebab Akibat” (Karma) berputar silih berganti balas membalas, di satu sisi membayar (hutang karma), di sisi lain mengurangi hutang karma, jangan sampai sesat terus tak insafkan diri. Jika hasrat dan pikiran pamrihnya belum padam, pikiran duniawinya belum dimatikan, tetap akan terus menerus bertumimbal lahir tanpa ada akhirnya. Kini tiba saatnya akhir jaman, hati manusia sudah tak seperti dulu lagi, bakat nuraninya tampak dangkal. Saat si bayi lahir sudah tampak pintar, cerdas dan memikat hati, meski kepolosan dari sananya tumbuh lebih dini, namun ibarat nyala lilin dalam hembusan angin, sulit bertahan lama. Maka begitu sifat kebiasaan timbul, jiwa sejatinya mudah hilang, sehingga kepintaarnnya malah mencelakakan dirinya, cahaya kecil nuraninya menjadi tak terang, sehingga segala perbuatan tercela dan tak bermoral serta tindakan semena-mena terus bermunculan. Dunia jadi kacau karenanya, etika hubungan antar sesma menjadi bobrok adanya. Kalian adalah kaum yang terperosok ke dalam lembah yang dalam, tetapi sudah kehilangan raga, dan hanya dosa karma yang menyertai. Perlu diketahui, bayangan selalu mengiringi badan manusia, jangan mengira tiada cahaya (tempat yang gelap) lalu takkan tampak bayangannya. Karena suatu pikiran atau sesuatu hasrat, mekanisme pikiran dan mental segera bekerja, rintangan karma langsung melilitnya. Kini terperosok di kegelapan Alam Baka, beruntung masih tersisa sedikit kesadaran nurani, mau menyadari kesalahan dirinya dan bertobat. Kini saya menasehati kalian cepat insaf, baik-baik menerima hukuman dan tempaan, agar impas dosa-dosamu, tahanlah penderitaan kalian serta kekanglah rasa benci dan dengki kalian, saya pasit akan menolong kalian nanti. Selesai! Segenap arwah bersujud mengantar kepergian Kwan Im Po Sat, dan banyak yang terharu dan menangis. Kwan Im Po Sat merasa kasihan pada para arwah, maka memberikan wejangan mutiara untuk memberi nasehat dan dorongan. Benar-benar telah membangkitkan Bodhicitta (Pencerahan Batin). Semoga para umat di dunia bisa ikut menghayatinya. Jika masih memiliki raga ini tapi tak membina diri sedini mungkin, apabila setelah meninggal dan sampai di Neraka menderita, barulah mau melatih dan menempa dirinya, maka akan lebih susah.
Balai Mimbar Ceramah yang disediakan di masing-masing Astana tergolong tingkat paling dasar. Setelah kiwa arwah berdosa terbukti sampai seberapa dalam terbuka kesadarannya, kemudian masih ada lagi Balai Pembinaan Kelas Tinggi. Note : 4 Bentuk Penitisan : Mamalia, binatang air, binatang petelur/unggas, serangga. 6 Jalur Kelahiran : Thien Tao (jalan ke alam hawa), Ren Tao (jalan sebagai manusia), Ti Yi Tao (jalan menuju neraka), A Siu Luo Tao (jalan ashura/iblis), Chu Seng Tao (jalan sebagai hewan), Ek Kue Tao (jalan sebagai setan kelaparan).
Tujuan dari pembuatan kitab ini adalah untuk mengingatkan manusia akan keadaan neraka, agar manusia bisa mempunyai gambaran tentang tragisnya keadaan arwah berdosa di alam neraka, dan akhirnya menjadi sadar.
Semoga artikel ini berguna untuk kita semua. Saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam menyadur.
Babak ke 10
Melawat ke Astana Kedua Berbincang Dengan Raja Chu Ciang dan Meninjau Tempat Berceramah
“Di masa Pelintasan Umum tiga alam yang meliputi para Dewa dan Malaikat, uamt manusia serta para arwah di Neraka,
Bersamaan itu perlengkapan mekanik di Alam Nerakapun diperbarui,
Biarpun di dunia banyak kamar-kamar gelap untuk melakukan segala sesuatu yang tak patut dan tak berkenan,
Tetap takkan luput dari pantauan mata Malaikan Peronda Malam.”
Terlihat massa berduyun-duyun, si Kepala Sapi dan Tampang Kuda masing-masing mengawal arwah masuk ke tempat itu. Ini adalah “Astana Kedua”. Di depan sudah datang sebaris orang. Di tengah tampak seorang yang badannya tegap-gagah, berpakaian jubah klasik, seperti pakaian yang dikenakan pada rupang Dewa yang dipuja di altar Vihara, dan memantulkan sinar kerlap-kerlip! Tampak penuh wibawa! Di sekelilingnya seperti ada para Perwira yang mengawal! Dia adalah Chu Ciang Wang (Raja Neraka Chu Ciang) dari Astana Kedua. Astana Kedua ini boleh dikatakan tempat yang secara resmi mulai menggunakan hukuman di antara ke sepuluh Astana. Arwah-arwah yang diserahkan kemari dari Astana Pertama, rata-rata amal dan dosanya sudah terungkap jelas. Namun masih ada sebagian arwah berdosa yang sifatnya bandel, dengan kelicikannya memungkiri perbuatannya, karena semasa hidup tabiat seperti itu sudah menjadi kebiasaan, maka meski saat di Neraka sudah ditelanjangi borok-boroknya, tetap saja tak mau insaf, padahal sudah tahu kesalahannya.
Karena itu sesampainya di Astana ini, akan dibukakan terlebih dulu Buku Catatan Neraka arwah tersebut, mencocokkan dosa-dosa yang pernah ia langgar, satu persatu diungkapkan dengan jelas. Apabila eksekusi hukumannya ada di bawah wewenang Astana ini, kana akan segera diputus perkaranya dan dihukum masuk ke dalam enam belas sub seksi Neraka atau sub seksi Neraka lainnya yang baru didirikan untuk menerima hukuman di sana.
Karena keadaan di dunia kian modern, maka berbagai macam penjara di Alam Neraka juga bertambah banyak, seperti bunyi sebuah ungkapana: “Sebagaimana situasi-masanya berubah, begitu pula Hukum ikut berubah”. Banyak sekali pasal-pasal hukum di Neraka yang mengalami perubahan dengan penambahan pasal-pasal baru atau penghapusan pasal-pasal lama, semuanya disesuaikan dengan perubahan situasi masa di dunia, untuk menghukum orang yang berani melanggar hukum. Hakekat Perubahan Bilangan (dalam ilmu I Cing/Pat Kwa), akan berdampak terjadinya materialisasi (dari yang tak berbentuk menjadi berbentuk) di Alam Wadag (dunia), dan terbentuknya perlambangan di Alam Astral (Langit). Setiap terjadi perubahan pemandangan dan fisik di bumi, maka baik di Surga maupun di Neraka akan langsung tampak proyeksinya. Oleh karena itu, setiap tindak tanduk dan gerak-gerik yang dilakukan oleh umat di dunia, dan keberadaan sehelai rumput atau sebatang pohon di dunia, di atas langit sana (Alam Astral), tampak bagai sebuah cermin besar, segera terpantulkan, sedangkan di Alam Kuasa Neraka, akan mendapat pantulan dari Cermin Alam Astral, hasil penampakannya juga sama tajam dan jelas.
Janganlah mengira, dengan tercapainya kemajuan sains dan teknologi keberadaan roh halus (seperti setan misalnya) dan Malaikat dapat dilenyapkan. Umat di dunia berupaya hendak mengatasi sesuatu yang Metafisik keberadaannya (hal-hal yang non fisik atau tidak kelihatan) dengan ilmu Fisika (alam yang berwujud). Tetapi siapa yang menyangka, yang terjadi justru sebaliknya, yaitu sebenarnya dunia Metafisikalah yang mendominasi dunia Fisika (alam yang berwujud)! Sebenarnya para Buddha, Dewa, Malaikat dan roh halus di alam Metafisik (alam tak tampak, tak kasat mata) yang berperan aktif, manusia di alam Fisik hanya akan menjadi pasif.
Arwah-arwah yang di depan ruang Astana, ada yang kepalanya dipasung dan tangannya diborgol rantai besi, kelihatannya lebih kasihan dibandingkan terhukum didunia. Yam Ong membuka sidang, memukul meja dan membentak seperti orang desa yang memarahi kerbau. Di tempat ini banyak orang yang berkumpul namun semua diam tidak bersuara. Sekarang sedang bertepatan masanya Pelintasan Tiga Alam, maka Ti Cang Wang Bu Sa ( Tee Cong Ong Po Sat) menyediakan tempat untuk berkhotbah di setiap Astana. Setiap arwah berdosa yang ada di Neraka jika masih memiliki bakat kebaikan atau saat menjalani hukuman menunjukkan prilaku yang baik, diberi kesempatan datang ke Balai Mimbar Ceramah secara bergiliran untuk mendengarkan ceramah para Buddha dan Dewa. Itulah sebabnya mereka berjalan dengan hati-hati dan tidak beranni bersuara. Ternyata di dalam Neraka juga diadakan khotbah untuk menyadarkan serta menolong roh-roh yang berdosa supaya cepat insaf. Sungguh welas asih dan mulia hati para Buddha dan Dewa, tidak kenal susah payah turun ke dunia dan Neraka untuk menolong umat di dunia dan arwah-arwah di Neraka.
Di atas pintu besar ada sebuah papan nama yang tertulis “Balai Sidang Ceramah Astana Pertama”. Setiap arwah yang mau masuk harus mampir ke sebuah pos kecil yang layaknya pos keamanan di pabrik untuk melaporkan diri, baru kemudian masuk ke dalam. Itu tempat tinggal Perwira Penjaga Pintu. Tugasnya mengawasi arwah-arwah yang keluar masuk, jika tak memegang kartu rekomendasi untuk ikut mendengarkan ceramah dari sub seksi Neraka masing-masing, takkan diperbolehkan masuk. Sekarang waktunya Kwan Se Im Po Sat dari Laut Selatan tiba kemari. Kwan Im Po Sat sudah naik ke mimbar siap berceramah, kursi-kursi di dalam kelas seperti kursi yang terdapat di kelas-kelas sekolah yang ada di dunia. Kurang lebih ada dua ribu orang, mereka semua tampak tersenyum dan Kwan Im Po Sat berdiri di atas mimbar dengan teratai di bawahnya, pakaiannya serba putih dan memercikan air suci dalam botol dengan mempergunakan daun Liu. Hujan Dharma untuk dinikmati bersama, embun suci ditebar pula, yang berjodoh akan mendapat pertolongan. Ini menandakan Tuhan berhati welas asih, tidak membedakan asalnya makhluk yang terbagi dalam empat bentuk penitisan dan enam jalur kelahiran. Jika mau insaf, memperbaiki kesalahan, semuanya akan mendapat kesempatan naik ke atas bahtera suci untuk ditolong, itulah cita-cita mulia Kwan Im Po Sat.
Sekarang ceramah dimulai: “Manusia sejak dahulu kala, lahir dan mati silih berganti (bertumimbal lahir terus), meski badan raganya mengalami kematian, namun rohnya tidak binasa. Kini kalian datang dengan wujud roh ke Alam Baka, belum bisa menghayati kepalsuan badan ini, sebenarnya hanya jiwa nuraniah (pencerahan) saja yang sejati. Masing-masing masih belum bisa melepaskan ikatan cinta, rasa benci dan dengki, seharusnya menyadari bahwasanya segala sesuatu yang terdapat di dunia layaknya dalam mimpi, kedekatan hubungan di antara keluarga atau famili terjadi karena “Hukum Sebab Akibat” (Karma) berputar silih berganti balas membalas, di satu sisi membayar (hutang karma), di sisi lain mengurangi hutang karma, jangan sampai sesat terus tak insafkan diri. Jika hasrat dan pikiran pamrihnya belum padam, pikiran duniawinya belum dimatikan, tetap akan terus menerus bertumimbal lahir tanpa ada akhirnya. Kini tiba saatnya akhir jaman, hati manusia sudah tak seperti dulu lagi, bakat nuraninya tampak dangkal. Saat si bayi lahir sudah tampak pintar, cerdas dan memikat hati, meski kepolosan dari sananya tumbuh lebih dini, namun ibarat nyala lilin dalam hembusan angin, sulit bertahan lama. Maka begitu sifat kebiasaan timbul, jiwa sejatinya mudah hilang, sehingga kepintaarnnya malah mencelakakan dirinya, cahaya kecil nuraninya menjadi tak terang, sehingga segala perbuatan tercela dan tak bermoral serta tindakan semena-mena terus bermunculan. Dunia jadi kacau karenanya, etika hubungan antar sesma menjadi bobrok adanya. Kalian adalah kaum yang terperosok ke dalam lembah yang dalam, tetapi sudah kehilangan raga, dan hanya dosa karma yang menyertai. Perlu diketahui, bayangan selalu mengiringi badan manusia, jangan mengira tiada cahaya (tempat yang gelap) lalu takkan tampak bayangannya. Karena suatu pikiran atau sesuatu hasrat, mekanisme pikiran dan mental segera bekerja, rintangan karma langsung melilitnya. Kini terperosok di kegelapan Alam Baka, beruntung masih tersisa sedikit kesadaran nurani, mau menyadari kesalahan dirinya dan bertobat. Kini saya menasehati kalian cepat insaf, baik-baik menerima hukuman dan tempaan, agar impas dosa-dosamu, tahanlah penderitaan kalian serta kekanglah rasa benci dan dengki kalian, saya pasit akan menolong kalian nanti. Selesai! Segenap arwah bersujud mengantar kepergian Kwan Im Po Sat, dan banyak yang terharu dan menangis. Kwan Im Po Sat merasa kasihan pada para arwah, maka memberikan wejangan mutiara untuk memberi nasehat dan dorongan. Benar-benar telah membangkitkan Bodhicitta (Pencerahan Batin). Semoga para umat di dunia bisa ikut menghayatinya. Jika masih memiliki raga ini tapi tak membina diri sedini mungkin, apabila setelah meninggal dan sampai di Neraka menderita, barulah mau melatih dan menempa dirinya, maka akan lebih susah.
Balai Mimbar Ceramah yang disediakan di masing-masing Astana tergolong tingkat paling dasar. Setelah kiwa arwah berdosa terbukti sampai seberapa dalam terbuka kesadarannya, kemudian masih ada lagi Balai Pembinaan Kelas Tinggi. Note : 4 Bentuk Penitisan : Mamalia, binatang air, binatang petelur/unggas, serangga. 6 Jalur Kelahiran : Thien Tao (jalan ke alam hawa), Ren Tao (jalan sebagai manusia), Ti Yi Tao (jalan menuju neraka), A Siu Luo Tao (jalan ashura/iblis), Chu Seng Tao (jalan sebagai hewan), Ek Kue Tao (jalan sebagai setan kelaparan).
Subscribe to:
Posts (Atom)